Meski usianya lebih muda, prestasi Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal 115 yang digawangi Kementerian KKP, punya prestasi yang amboi cukup menawan. Sejauh ini mereka telah menenggelamkan 176 kapal, 162 diantaranya berbendera asing. Termasuk kapal FV Viking dan FV Hua Li 8, yang menjadi target pengejaran internasional.
Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK yang berusia lebih tua, seyogyianya bisa belajar banyak dari Satgas 115 ini. Lihatlah, setiap kapal ilegal yang ditangkap, melalui proses hukum cepat, tidak bertele-tele, beres, lantas ditenggelamkan! Karena di luar itu, masih ada 30 kapal lagi yang segera ditenggelamkan, menyusul tangkapan2 lainnya.
Asyik sekali loh, jika KPK itu juga punya catatan statistik yang sama menterengnya. Tiba-tiba terbetik beritanya, 176 koruptor sudah ditenggelamkan di laut--bersama anggota keluarganya yang juga menikmati harta korupsi tersebut. Wah, keren pol. Baca berita di wesbite, terbetik kabar 176 koruptor selama setahun terakhir diledakkan di tengah laut. Dan siap menyusul ribuan koruptor lainnya akan diledakkan oleh Angkatan Laut. Wah, wah, keren banget. Minimal, dengan berita itu anggota dewan yang terhormat di senayan, mikir dua kali sebelum korup. Juga para pejabat, menteri, gubernur, bupati, walikota, kepala dinas, hingga lurah, kades, kepala sekolah dan PNS tingkat rendah lainnya.
Dalam catatan ini, saya tidak meragukan KPK-nya, mereka adalah salah-satu lembaga hukum terbaik negeri ini, tapi saya selalu ilfil, sakit hati, dan baper setiap kali melihat koruptor menerima hukuman di negeri ini. Bukannya dipotong tangannya, mereka para koruptor malah negelunjak demo minta dipotong masa tahanannya, alias remisi.
Jadi gimana, Ndro? Setuju koruptor ini ditenggelamkan saja? Suruh mereka baris di atas kapal ilegal, lantas torpedo ditembakkan. Duar!! Pasti seru.
Sumber : Fb Tere Liye

0 Response to "176 Koruptor Akan Ditenggelamkan di Laut Beserta Anggota Keluarga Yang Terlibat Menikmati Hasil Korupsi"
Posting Komentar